Infografik: Kode Etik ASN BerAKHLAK

Kode Etik dan Kode Perilaku ASN

Mengvisualisasikan 7 Nilai Inti "BerAKHLAK" (UU 30/2023)

Memahami Fondasi ASN Profesional

Berdasarkan UU 30/2023, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib memegang teguh Kode Etik dan Kode Perilaku yang dirangkum dalam 7 nilai inti "BerAKHLAK". Nilai-nilai ini bukan hanya slogan, tetapi panduan fundamental dalam bersikap dan bertindak untuk memberikan pelayanan publik terbaik.

Profil Ideal ASN BerAKHLAK

"BerAKHLAK" merupakan akronim dari 7 nilai yang saling terkait dan sama pentingnya. Visualisasi radar ini menunjukkan bahwa seorang ASN ideal harus menyeimbangkan dan menerapkan semua nilai ini secara utuh dalam kinerjanya.

  • Berorientasi Pelayanan
  • Akuntabel
  • Kompeten
  • Harmonis
  • Loyal
  • Adaptif
  • Kolaboratif

7 Nilai Inti dan Perilaku Kunci

🤝

a. Berorientasi Pelayanan

"Komitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat."

  • Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
  • Ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan.
  • Melakukan perbaikan tiada henti.
⚖️

b. Akuntabel

"Bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan."

  • Jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi.
  • Menggunakan kekayaan dan BMN secara bertanggung jawab, efektif, dan efisien.
  • Tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan.
🧠

c. Kompeten

"Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas."

  • Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan.
  • Membantu orang lain belajar.
  • Melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.
😊

d. Harmonis

"Saling peduli dan menghargai perbedaan."

  • Menghargai setiap orang tanpa membedakan latar belakang.
  • Suka menolong orang lain.
  • Membangun lingkungan kerja yang kondusif.
🇮🇩

e. Loyal

"Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara."

  • Memegang teguh ideologi Pancasila, UUD 1945, setia pada NKRI, dan pemerintahan sah.
  • Menjaga nama baik ASN, instansi, dan negara.
  • Menjaga rahasia jabatan dan negara.
💡

f. Adaptif

"Terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan serta menghadapi perubahan."

  • Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan.
  • Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas.
  • Bertindak proaktif.
👥

g. Kolaboratif

"Membangun kerja sama yang sinergis."

  • Memberi kesempatan berbagai pihak untuk berkontribusi.
  • Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah.
  • Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama.

Studi Kasus: 3 Pilar "Kompeten"

Setiap nilai inti didukung oleh perilaku kunci yang spesifik. Sebagai contoh, nilai **"Kompeten"** secara utuh dibangun di atas tiga pilar perilaku yang sama pentingnya:

  • Terus aktif meningkatkan kompetensi diri.
  • Proaktif membantu rekan kerja untuk belajar.
  • Berkomitmen melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.

Visualisasi donat ini menggambarkan bahwa ketiga perilaku tersebut merupakan bagian yang setara dan tak terpisahkan dalam membentuk nilai "Kompeten".

Sumber: Pasal 4 ayat (2) UU 30/2023

Infografik dibuat untuk tujuan edukasi.